Mungkn ini hanya karena kita memiliki passion yg sama “menulis”, jadi kurasa ini bukan cinta…
Meski sebagai wanita biasa kuakui aku suka, saat tiap pagi kau menyapaku dg untaian kata syahdu, menyuguhkanku sacawan puisi saat siang mulai mencambukku, dan melukiskan bait2 prosa saat lelah malam menghampiriku.
Ya, aku suka, bahkan terkadang aku menunggu…
Tapi di hatiku telah terpatri satu nama, meski seperti yg kau tau dia tak pernah memperlakukanku seperti perlakuanmu padaku, bahkan aku tak tau dg pasti apa dia juga tengah merinduku?
Apa aku yg terlalu bodoh?
Aku hanya takut menyakitimu, karena aku ragu apa aku mencintaimu…
Maafkan aku… – at Gedung C Kemdikbud

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s