Surga-Neraka

Tuhan…
aku berada di antara surga dan neraka yang Kau ciptakan untukku. dunia ini telah memenjarakanku dalam cinta dan rasa takut akan kehilangan semua yang telah kau berikan untukku. aku tersandera dalam kefanaan ini Tuhan.
aku ingin marah dan segera terbebas dari semua. lagipula apa yang sebenarnya aku cari dalam panggung kecil tak bertirai ini? ingin aku mengutuki Adam dan Hawa atas kebodohan mereka sehingga aku terlempar kemari, tapi apa dengan mengumpat semua dapat selesai dan aku kembali lagi ke pangkuanMu? tidak Tuhan, tidak!
aku pun tak ingin iblis bersujud padaku Tuhan, ya memang sebenarnya aku tahu bahwa itu adalah cara agar Kau semakin menunjukkan kebesaranMu, keperkasaanMu. namun, sayang sekali iblis membangkang kepadaMu. Kau memang Maha Mengetahui semuanya, bahkan pengkhianatan iblis kekasihMu yang paling mencintaiMu atau jilatan para malaikat yang tak pernah membantah perintahMu dan manusia yang memiliki sifat keduanya tak akan pernah luput dari penglihatanMu. tetapi aku tak akan menyalahkanMu Tuhan, karena aku sadar penafsiran-penafsiran manusiawiku tak akan pernah menjangkauMu dan mengetahui apa mauMu. hanya satu yang aku yakini agar aku dapat damai dalam penafsiranku, bahwa baik aku manusia, malaikat, dan iblis meiliki peluang yang sama akan kasihMu akan pengabdian dalam mencintaiMu. karena adanya anugerah dan pengampunanMu adalah untuk kebebasan mereka jua.
untuk pertama kalinya aku dapat menjadikan logikaku benar-benar mengafirmasi bahkan menguatkan keimanan serta cintaku padaMu. ya, proses yang ku minta ini tak akan pernah mengkhianatiku atau mengkhianatiMu.
namun bimbing aku kasihku, aku tak ingin terkekang dalam keangkuhan, jadi di sini aku benar-benar merendah dan memohon kepadaMu. jangan tinggalkan aku cintaku…
tuntunlah langkahku agar setiap jalan adalah menujuMu, mataku adalah penglihatan untuk melihat segala manifestasiMu akan dzatMu yang Maha itu, telingaku adalah pendengaran akan nyanyian-nyanyian kasihMu, dan mulutku tak akan terucap kecuali untuk memujiMu, serta tanganku akan selalu menuliskansyair-syair untuk pengabdiaku ini. ku serahkan jiwa, raga, sukma, dan ruhku yang fana ini hanya untukMu Tuhanku…
tapi Tuhanku, aku tak akan pernah berharap atas surga dan neraka yang Engkau janjikan dan benar adanya. aku hanya ingin bersamaMu dan setiap waktuku mendengarkan firman-firman indahMu bahkan sesekali aku akan bertanya padaMu agar Engkau menjelaskan dengan rangkaian kata yang lebih pangjang…
aku yak ingin selain itu,,,
dan hanya itu kasihku
image